News Detail

aaa.jpeg

Siswa MIS Ujian Online dari Rumah, Jalankan Temporary Homeschooling

 

Sebagai antisipasi penyebaran virus corona, pihak Manado Independent School (MIS) telah melakukan kegiatan Temporary Homeschooling (Belajar dirumah sementara) terhitung mulai tanggal 16 Maret 2020.

Kebijakan yang dibuat MIS merumahkan para siswa untuk mengantisipasi virus corona, maka dibuatlah Temporary Homeschooling (TH) bertujuan agar belajar online ini siswa dapat melakukan pembelajaran jarak jauh agar mereka tidak akan terkontaminasi penyakit menular yang sedang mewabah dan berpotensi pembawa virus Covid-19, maka siswa dilarang berpergian ke luar kota atau ke luar negeri atau pergi ke tempat-tempat yang ramai.

 “MIS menggunakan aplikasi Google Classroom untuk kelas 4- 5 SD, 7-8 SMP, dan 10 – 11 SMA, untuk siswa 6 SD, 9 SMP dan 12 SMA menggunakan Google Meet dan Google Classroom sedangkan siswa TK - Kelas 3 SD menggunakan WhatsApp. Adapun para siswa harus mengikuti peraturan yang telah ditetapkan MIS sebagaimana akan melakukan Google Classroom dan Google Meets” kata Vijaya Kollabathula, Ph.D kepala sekolah SMA MIS.

Vijay juga menjelaskan, di Google Classroom para Adminstrator dan guru dengan mudah dapat memantau kehadiran siswa apakah mengikuti setiap kelas atau tidak, karena para siswa sebelumnya menggunakan kode akses yang telah tersedia untuk bisa masuk ke kelas-kelas yang telah dibuat. Kemudahan lainnya dalam penggunaan aplikasi Google Classroom ini guru dapat membuat soal tes, quiz, menggugah materi dan mengadakan refleksi. Materi yang diunggah di classwork bisa berupa file word, excel, PowerPoint, pdf dan juga video.

“Seperti saat ini, dimulaikan pada hari Senin 30 Maret sampai Jumat 3 April 2020 seluruh siswa MIS sedang melaksanakan ujian Mid Semester secara online. Pengerjaan ujian menggunakan aplikasi WA, Google Form dan Google Meet. Dipastikan juga tingkat kecurangan saat melakukan ujian online dihindari dikarenaka siswa melakukan tatap muka dengan pengawas ujian dengan Google Meet serta ada batasan waktu mengerjakan soal yang sudah tersistem. Para siswa juga diharuskan memakai sergam sekolah dan kartu siswa (ID Card) saat melaksanakan ujian dengan Google Meet” tutur Vijay.

Salah satu orang tua siswa MIS, Ibu Ava Pongilatan yang selalu memantau anak-anaknya saat menggunakan applikasi Google Classroom yang sudah berlangsung merasa senang karena anak-anaknya walaupun berada dirumah tapi tetap menjalankan kewajibannya sebagai murid dengan selalu mengikuti Google Classroom. “Memang ada beberapa kendala yang dialami jika sudah terlalu lama online, seperti mata mereka merah ataupun telinga mereka lelah saat menggunakan headset atau earphone; tapi dalam situasi dan kondisi seperti ini Google Classroom menjadi efisien asalkan juga fasilitas dirumah memadai untuk menggunakan aplikasi ini. Kita semua juga berdoa agar wabah virus Covid-19 akan segera berakhiri; karena bagaimanapun, belajar di kelas sekolah langsung adalah yang terbaik karena guru dan murid bisa berinteraksi secara bertatap muka.”, kata Ava.

MIS terus melakukan penangan serius terhadap mewabahnya virus Covid-19. Seperti melaksanakan sosialisasi tentang corona, memasang handrub disetiap hallway sekolah, memberikan masker kepada warga sekolah yang sedang batuk atau flu, dan melakukan pengecekan saat seluruh warga sekolah sebelum masuk ke campus dicek suhu tubuhnya dengan thermometer digital serta tangannya disemportkan cairan desinfeksi.

 

Start of Tawk.to Script-->